Hari ini :

Revisi RUU Santet, Libatkan Ahlinya

Penulis Redaksi V1

Revisi RUU Santet, Libatkan Ahlinya Venomena.com - Indonesia memiliki banyak ragam budaya. Begitupun dalam soal gaib. Fenomena gaib tentang santet pun akhirnya jadi bahasan di ranah politik, dengan terbitnya Rancangan Undang Undang KUHP (RUU KUHP) Pasal 292 ayat 1 dan ayat 2 yang mengatur hukum bagi pelaku dan korban.

Menurut Permadi, adanya dukun santet bisa bermanfaat dan tidak, tergantung maksud dari yang mempunyai kepentingan.

”Ada maksud untuk melindungi masyarakat yang mungkin terkena tindak penipuan namun kesulitan mencari solusi,” ujar mantan anggota DPR yang juga seorang Paranormal disela dialog mingguan media radio, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (23/03/2013).

Namun lanjut Permadi, ada kesulitan untuk penyelesaian dalam hal penyidikan. Tidak akan ada perlindungan pada dukun santet, sedangkan sang dukun hanya sebagai perantara dari yang menyewa jasanya. Namun, pemesan jasa tidak terkena, hal ini akan jadi polemik.

”Dan yang minta bantu bukan orang-orang kampung saat ini,  tapi politisi senayan juga melakukan,” tegas Permadi.

Kalau tidak percaya boleh tanya, ”Tanya saja Joko Bodo, Gendeng Pamungkas,” jelas Permadi mencotohkan

Menurutnya lagi, pasal ini gantung tidak ada yang dongkrak. Makanya Gendeng Pamungkas, Joko Bodo aman-aman saja.

”Kalo mau menyempurnakan UU Santet libatkan pelaku yang tau santet,” imbuhnya.(Redaksi/ANH)

leave a comment

Share

Gunakan akun Facebook untuk komentar

A- A A+